Rahasia di Balik 30 Hari Sholat Tarawih: Berdasarkan Kitab Durotun Nasihin
Rahasia di Balik 30 Hari Sholat Tarawih: Berdasarkan Kitab Durotun Nasihin
Penulis: Mevlevi Rumi
Soft Cover | viii + 105 hlm; 13 x 19 cm
ISBN : Proses
Terbit : Cetakan pertama, Januari 2026
Penerbit : Dawuh Guru
Penulis: Mevlevi Rumi
Soft Cover | viii + 105 hlm; 13 x 19 cm
ISBN : Proses
Terbit : Cetakan pertama, Januari 2026
Penerbit : Dawuh Guru
Kita punya kebiasaan unik setiap kali Ramadhan
tiba: masjid-masjid mendadak penuh, lalu perlahan
menyusut seiring hari berjalan. Shalat Tarawih
seringkali terjebak menjadi sekadar seremoni fisik.
Kita datang, berdiri, sujud, lalu pulang dengan
perasaan lega seolah sudah melunasi utang pada
Tuhan. Tapi, pernahkah kita bertanya, apa sebenarnya
yang sedang kita kerjakan dalam puluhan rakaat itu?
Dulu, saat membaca Durratun Nashihin, saya
sempat berpikir bahwa deretan fadhilah atau pahala
malam per malam yang ditulis Syekh Usman alKhubawi itu terdengar sangat muluk. Namun, kalau
kita mau menanggalkan kacamata hitam yang penuh
prasangka, kita akan melihat hal lain. Syekh Usman
sebenarnya tidak sedang mengobral janji surgawi.
Beliau sedang bicara soal proses menjadi.
Dalam kitabnya, dijelaskan di malam pertama
kita diajak untuk merasa seperti bayi yang baru lahir.
Di malam-malam berikutnya, ritmenya berubah lagi.
Ada fase di mana kita diajak kuat seperti baja, ada
fase di mana kita harus lembut seperti air.

Diskusi